Power & Energy Monitoring System
Saat ini, isu global warming akibat penggunaan energi fosil semakin marak dan semua orang berpikir bagaimana cara untuk mengoptimalkan sumber dan penggunaan energi. Untuk optimasi penggunaan energi yang lebih baik, kita harus mengetahui perilaku konsumsi energi, karena itu diperlukan monitoring system untuk melihat optimasi penggunaan energi.

|
Power Plant Monitoring System Proses pembangkitan tenaga listrik adalah proses konversi tenaga primer (bahan bakar atau potensi tenaga air) menjadi tenaga mekanik sebagai penggerak generator listrik dan selanjutnya generator listrik menghasilkan tenaga listrik. Mesin penggerak generator melakukan konversi tenaga primer menjadi tenaga mekanik penggerak generator. Proses konversi tenaga primer menjadi tenaga mekanik menimbulkan produk sampingan berupa limbah dan kebisingan yang perlu dikendalikan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan. Dari segi ekonomi teknik, komponen biaya penyediaan tenaga listrik terbesar adalah biaya pembangkitan, khususnya biaya bahan bakar. Dan yang paling penting adalah keandalan pembangkit tersebut, apakah efisiensi dari pembangkit tersebut baik. Oleh sebab itu, diperlukan suatu monitoring system untuk memonitoring penggunaan energi dan listrik yang dihasilkan dari kegiatan pembangkitan tenaga listrik. |

Hydro Power Plant (PLTA)
Monitoring System
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) adalah pembangkit yang mengandalkan energi potensial dan kinetik dari air untuk menghasilkan energi listrik. Energi listrik yang dibangkitkan ini biasa disebut sebagai hidroelektrik. Bentuk utama dari pembangkit listrik jenis ini adalah generator yang dihubungkan ke turbin yang digerakkan oleh tenaga kinetik dari air.
|
Ketinggian dari air yang jatuh dari dam dan flow yang dihasilkan oleh air akan sangat menentukan sekali kinerja dari PLTA. Selain itu ada banyak rugi-rugi lain yang dihasilkan dari PLTA seperti rugi-rugi mekanik, rugi-rugi elektrik, rugi-rugi pada reservoir. Oleh karena itu, dapat dilakukan sistem monitoring untuk mengoptimalkan sumber dan penggunaan energi.
|
|
Steam Power Plant (PLTU)
Monitoring System
PLTU adalah pembangkit tenaga listrik yang mempergun akan energi kinetik uap untuk menggerakan turbin yang kemudian dikopel dengan poros generator sehingga menghasilkan energi listrik. Optimasi penggunaan steam merupakan salah satu faktor utama penentu efisiensi dari PLTU, selain itu rugi-rugi mekanik dan elektrik pada komponen-komponen utama PLTU seperti boiler, turbin, kondensor, pompa, dll merupakan
|
faktor-faktor yang harus dimonitoring untuk mengoptimalkan penggunaan energi yang dipakai. Contoh monitoring yang bisa dilakukan meliputi : Tekanan, temperature dan flow yang keluar masuk komponen-komponen utama PLTU Shaft & bore alignment turbin dengan generator Vibrasi untuk mendeteksi patahnya blede turbin Kevakuman pada turbin Kevakuman dari main ejector dan air ejector (pembuat vakum pada kondensor) Level air pendingin Level air masuk Level bahan bakar Kualitas uap Dan masih banyak lagi pengukuran yang dapat dimonitoring secara online |
![]() |
Gas Power Plant (PLTG)
Monitoring System
PLTG adalah pembangkit tenaga listrik yang mempergunakan energi kinetik gas untuk menggerakan turbin yang kemudian dikopel dengan poros generator sehingga menghasilkan energi listrik. Optimasi penggunaan gas merupakan salah satu faktor utama penentu efisiensi dari PLTG, selain itu rugi-rugi pada komponen-komponen utama PLTG seperti turbin, kondensor, pompa, dll merupakan faktor-faktor yang harus dimonitoring untuk mengoptimalkan penggunaan energi yang dipakai.
Steam Gas Power Plant (PLTGU)
Monitoring System
PLTGU adalah pembangkit tenaga listrik yang mempergunakan energi kinetik gas untuk menggerakan turbin yang kemudian dikopel dengan poros generator sehingga menghasilkan energi listrik. Kemudian sisa dari gas memutar turbin tersebut digunakan untuk memanaskan air boiler boiler yang menghasilkan steam kemudian memutar turbin kembali, silus ini digunakan untuk memperbesar energi listrik yang dihasilkan. Optimasi penggunaan gas dan steam merupakan salah satu faktor utama penentu efisiensi dari PLTGU, selain itu rugi-rugi pada komponen-komponen utama PLTGU seperti boiler, turbin, kondensor, pompa, dll merupakan faktor-faktor yang harus dimonitoring untuk mengoptimalkan penggunaan energi yang dipakai.
Pada pembangkit listrik tenaga diesel menggunakan mesin diesel sebagai sumber energi mekanis untuk menggerakkan generator. Mesin diesel merupakan jenis motor bakar yang penyalaannya dilakukan dengan cara menginjeksikan bahan bakar kedalam silinder. Bahan bakar yang halus tersbut ketika diinjeksikan akan bercampur dengan udara yang ada pada silinder sehingga dalam suhu dan tekanan pada silinder akan meningkat yang akhirnya dapat menghasilkan energi mekanis yang dikopel dengan generator. Siklus pada PLTD sendiri menggunakan Siklus Otto. Biasanya PLTD digunakan sebagai unit pembangkit cadangan (stand by plant) yang akan digunakan ketika main plant mengalami gangguan.


